← Kembali ke indeks

Metodologi

Bagaimana Indeks Fear & Greed IHSG dihitung dan cara membacanya.

Skala 0–100

0–24Extreme FearKetakutan ekstrem: pasar panik / jenuh jual
25–44FearSentimen takut mendominasi
45–55NeutralSeimbang, tanpa arah dominan
56–74GreedOptimisme / pengambilan risiko meningkat
75–100Extreme GreedEuforia: pasar bisa jenuh beli

Cara Normalisasi

Tiap faktor punya nilai mentah (mis. selisih return), lalu dipetakan ke skor 0–100 berdasarkan persentil terhadap 1 tahun terakhir (≈252 hari bursa). Skor 80 berarti nilai hari ini lebih tinggi dari 80% hari setahun terakhir. Skor akhir adalah rata-rata dari faktor yang tersedia.

Karena memakai 7 faktor, satu faktor yang menyimpang tidak mengaburkan gambaran besar. Misalnya selera risiko bisa tinggi saat small-cap spekulatif menguat meski pasar secara umum sedang takut.

Tujuh Faktor

1
Momentum

IHSG dibandingkan rata-rata pergerakan 125 hari. Di atas MA = greed, jauh di bawah = fear.

2
Kekuatan Harga

Selisih jumlah saham dekat 52-week-high vs dekat 52-week-low di universe inti.

3
Keluasan Pasar

Volume saham yang naik vs yang turun (5 hari). Volume naik dominan = greed.

4
Volatilitas

Volatilitas IHSG 20 hari (disetahunkan). Dibalik: volatilitas tinggi = ketakutan.

5
Safe Haven

Return IHSG 20 hari dikurangi pergerakan rupiah (USD/IDR). Rupiah melemah + IHSG turun = risk-off.

6
Aliran Asing

Breadth akumulasi vs distribusi asing se-pasar (~700 saham, data Invezgo), dihaluskan 5 hari. Lebih banyak diakumulasi = greed.

7
Selera Risiko

Return small-cap dikurangi big-cap (20 hari). Small-cap unggul = selera risiko tinggi.

Pembaruan & Sumber Data

  • • Diperbarui otomatis setiap akhir hari bursa (Sen–Jum, sore WIB).
  • • Harga indeks & saham dari Yahoo Finance; aliran asing dari data broker IDX.
  • • Keluasan/kekuatan dihitung dari universe inti saham likuid, bukan seluruh bursa.

Indeks ini untuk edukasi sentimen, bukan rekomendasi investasi.